Minggu, 02 November 2014

Pembeli Gaharu Superking dan Lingkar di Makasar dan Palu


Pembeli Gaharu Superking dan Lingkar di Makasar dan Palu Kepada rekan-rekan  Suplier  Kayu Gaharu diseluruh Indonesia, Kami Sebagai pembeli kayu Gaharu siap
melakukan kerjasama dengan sistem pembelian Tunai dari kayu Gaharu yang anda miliki.

Jika anda memiliki kayu gaharu dari alam jangan sungkan untuk mengontak kami. Kami akan memberikan informasi yang anda butuhkan. Semoga dengan adanya blog ini para petani tidak kesulitan untuk menjual kayu gaharu milikinya dengan harga yang pantas dan sesuai dengan harga pasar.

Untuk Tahap Pertama, prioritas kami adalah membeli :
1. Kayu Gaharu Super Alam
2. Selanjutnya Kelas dibawahnya

Untuk Lebih jelas silahkan Hubungi di 0812 20 421 431  ( Tidak SMS).

N. Ramdani
Labsain Edu Media

Jln. Nagrog No. 11 A Ujungberung Bandung
Jawa Barat - Indonesia




-------------------------------------------------------------------------------------------

Artikel Tentang Jual Tasbih Kayu Gaharu




























.Please Read this Inform
Pembeli Gaharu Superking dan Lingkar di Makasar dan Palu Dividen merupakan nilai pendapatan bersih perusahaan setelah pajak dikurangi dengan laba ditahan (retained earnings) yang ditahan sebagai cadangan bagi perusahaan (Ang, 1997). Pendapatan bersih setelah pajak disebut NIAT (Net Income After Tax) atau EAT (Earnings After Tax). Dividen ini dibagikan kepada para pemegang saham sebagai keuntungan dari laba perusahaan. Keputusan mengenai jumlah laba yang ditahan dan dividen yang akan dibagikan diputuskan dalam RUPS ( Rapat Umum Pemegang Saham) (Ang, 1997).
2.1.1 JenisDividen
Pembeli Gaharu Superking dan Lingkar di Makasar dan Palu Menurut Ang (1997) berdasarkan atas hubungan dengan tahun buku, maka dividen dapat dibagi atas dua jenis yaitu :
1    Dividen Interim Dividen interim merupakan dividen yang dibayarkan oleh perseroan antara satu tahun buku dengan tahun buku berikutnya atau antara dividen final satu dengan dividen final berikutnya. Dividen interim dapat dibayarkan beberapa kali dalam setahun. Tujuannya untuk memacu kinerja saham perseroan di bursa.
2    Dividen Final Dividen final merupakan dividen hasil pertimbangan setelah penutupan buku perseroan pada tahun sebelumnya yang dibayarkan pada tahun buku

Pembeli Gaharu Superking dan Lingkar di Makasar dan Palu berikutnya. Dividen final juga memperhitungkan dan mempertimbangkan hubungannya dengan dividen interim yang telah dibayarkan untuk tahun buku tersebut.
Masih menurut Ang (1997), berdasarkan bentuk dividen yang dibayarkan, dividen dapat dibagi atas dua jenis yaitu :
1    Dividen Tunai Dividen tunai merupakan dividen yang dibayarkan dalam bentuk uang tunai. Nilai suatu dividen tunai sesuai dengan nilai tunai yang diberikan. Tujuan dari emiten memberikan dividen dalam bentuk tunai adalah untuk memacu kinerja saham di bursa efek.
Pembeli Gaharu Superking dan Lingkar di Makasar dan Palu Dividen Saham Dividen saham merupakan dividen yang dibayarkan dalam bentuk saham dengan proporsi tertentu. Tujuan dari emiten memberikan dividen dalam bentuk saham, disamping tujuan yang sama dengan dividen dalam bentuk tunai, juga bertujuan untuk meningkatkan likuiditas perdagangan saham di bursa efek. Disamping itu pemberian dividen dalam bentuk saham kadangkadang juga diberikan karena memeperhatikan likuiditas keuangan perusahaan ketika direksi menilai bahwa perusahaan tidak memungkinkan pembayaran dividen dalam bentuk tunai, sehingga diputuskan dibayarkan dalam bentuk saham baru (dividen saham). Nilai suatu dividen saham dapat dihitung dengan rumus sebagai berikut :

Vp = Ps_ Rp (1)
Dimana :
Vp = Value of stock dividend per share (nilai suatu dividen saham per
saham)
Ps = Harga Pasar suatu saham atau dividen saham
Rp = Stock dividend ratio (Rasio dividen saham)
2.1.2 KebijakanDividen
Pembeli Gaharu Superking dan Lingkar di Makasar dan Palu Menurut John E. Junarsin (http://cwma.or.id), ketika sebuah perusahaan memperoleh laba bersih (net income) dan tingkat cash flows pada suatu periode tertentu, manajemen dihadapkan pada keputusan pemanfaatan laba tersebut. Dua alternatif penggunaan utama laba adalah: (1) dibagikan sebagai dividen atau (2) ditahan sebagai laba ditahan (retained earnings). Keputusan inilah yang dikenal sebagai kebijakan dividen, yaitu menentukan seberapa besar atau proporsi laba yang akan dibagikan sebagai dividen. Dalam mendesain dan mengimplementasikan kebijakan tersebut, terdapat tradeoff yang harus diperhatikan. Jika perusahaan meningkatkan dividen, pemegang saham atau pemilik perusahaan akan memperoleh cash flows namun pertumbuhan perusahaan berpotensi menurun karena cash flows tersebut semestinya dapat digunakan untuk reinvestasi. Pembeli Gaharu Superking dan Lingkar di Makasar dan Palu Di sisi lain, jika perusahaan mengurangi dividen, partumbuhan perusahaan mungkin akan meningkat namun pemegang saham akan menerima cash flows yang lebih sedikit sehingga secara sekilas kemakmuran pemegang saham juga terpengaruh. Penurunan nilai nominal dividen dapat membawa konsekuensi positif dan negatif bagi harga saham perusahaan, tergantung dari sudut pandang dan keadaan perusahaan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar